TRASFELLO.COM – Pemasangan atau instalasi ventilasi adalah layanan populer yang ditangani sebagian besar kontraktor HVAC Jakarta. Jenis ventilasi yang mereka sediakan biasanya ditujukan untuk perkantoran atau industri. Seperti ventilasi di rumah, ventilasi yang Anda jumpai di gedung-gedung besar mampu melancarkan sirkulasi udara. Namun, ada juga benefit lain seperti meredakan sick building syndrome yang umum dialami karyawan di ruang komersial.

Mengenal ventilasi pada sistem HVAC

Berdasarkan American Society of Heating, Refrigeration, and Air Conditioning Engineers (ASHRAE), sistem HVAC harus memiliki kemampuan seperti memanaskan, mendinginkan, melembapkan, membersihkan, hingga berventilasi sesuai kebutuhan. Dengan begitu, kualitas kesehatan maupun kenyamanan yang diberikan HVAC akan terjamin.

Jika merujuk pada definisi tersebut, ventilasi yang dipasang kontraktor HVAC adalah sistem yang digunakan untuk menambah kapasitas udara segar dari luar ke dalam ruangan. Tanpa ventilasi yang memadai, ruangan akan kekurangan pasokan udara bersih. Anda yang beraktivitas di dalam pun akan rentan jatuh sakit sampai mengalami keracunan.

Oleh karena itu, ASHRAE menerbitkan standar mendetail untuk ventilasi beserta peran-perannya yang wajib dipahami. Kontraktor pun akan lebih mudah memastikan ventilasi seperti apa yang patut diinstal di perkantoran atau industri tanpa mengabaikan prosedur yang diberlakukan.

Ventilasi mekanis dan manfaat-manfaatnya

Ventilasi yang terdapat dalam sistem HVAC pun dianggap sebagai solusi bagi pengelola gedung perkantoran atau industri yang tak dilengkapi sistem sirkuasi udara memadai. Pasalnya, kontraktor HVAC Jakarta akan menggunakan jenis ventilasi berbeda, yakni ventilasi mekanis, untuk mengatasi berbagai masalah.

Dengan ventilasi mekanis, kontraktor lebih mudah mengontrol jumlah atau volume, tempat, sampai waktu untuk menambahkan udara luar ke dalam ruangan. Hal ini disebabkan ventilasi mekanis terdiri atas saluran dan kipas yang mampu menarik serta mendistribusikan udara segar secara merata ke seluruh ruangan.

Baca Juga : 5 Masalah yang Kerap Dialami AC Industri dan Faktor Penyebabnya

Susunan komponen dalam ventilasi mekanis memungkinkan alat tersebut untuk menekan kenaikan tingkat kelembapan, penumpukan bau, dan bertambahnya polutan dalam ruangan. Kontraktor HVAC Jakarta akan memastikan ventilasi mekanis mampu mengeluarkan bau maupun kelembapan dari area yang sudah ditentukan. Benefit inilah yang membuat jenis ventilasi tersebut difavoritkan orang-orang yang mengelola restoran, toilet umum, dan pusat kebugaran.

Kemampuan ventilasi mekanis dalam mengendalikan sumber udara luar penting juga dalam sistem HVAC. Mengapa? Sebagai contoh, kalau gedung perkantoran dengan restoran, SPBU, atau bahkan lokasi perindustrian, pencemaran udara akan lebih rentan terjadi.

Akan tetapi, pemasangan ventilasi mekanis bakal membantu Anda menghilangkan bau tak sedap dari tempat-tempat tersebut. Caranya adalah dengan menempatkan intake di sisi lain bangunan dalam jarak sejauh mungkin dari sumber polutan maupun bau.

Kontraktor HVAC Jakarta akan melihat lokasi pembuangan. Bagaimanapun, bau dan polutan tadi masih berpotensi mencemari lingkungan sekitar. Jadi akan lebih baik tempat membuangnya tak akan memicu kerugian lebih besar.

Menggunakan ventilasi mekanis yang tepat

Ada dua jenis ventilasi mekanis yang umum digunakan kontraktor. Di antaranya ventilasi mekanis yang sudah terhubung dengan sistem HVAC dan yang masih terpisah. Dalam hal ini, iklim menjadi salah satu faktor yang membantu mereka menemukan alat yang sesuai.

Untuk negara-negara beriklim tropis seperti Indonesia, VAM HVAC adalah ventilasi mekanis yang direkomendasikan. Jenis ventilasi tersebut sudah memenuhi kriteria alat untuk iklim yang lembab nan panas. Kontraktor HVAC Jakarta pun akan lebih mudah mengatur sirkulasi udara untuk kebutuhan perkantoran dan industri sesuai standar ASHRAE.