Ini Dia 4 Komponen & Sistem AC Central Yg Harus Kita Ketahui!

AC Central
Sistem AC Central
Memasang AC tipe central untuk gedung perkantoran atau pusat perbelanjaan merupakan sebuah pilihan yang tepat, mengingat jenis tempat komersial ini memiliki area yang lebih luas daripada rumah. Meski begitu tidak sedikit pula rumah-rumah mewah dan besar yang mengaplikasikan AC  tipe central sebagai pendingin ruangan. Lantas bagaimana sistem AC central bekerja? Berikut ulasan lengkapnya.

Komponen Pada AC Central

Sebelum membahas lebih jauh tentang sistem kerja AC tipe central, Anda sebaiknya mengetahui terlebih dahulu apa saja komponen yang ada di dalamnya. Sistem AC tipe ini memiliki beberapa komponen utama yang terdiri dari Chiller (unit pendingin), Air Handling Unit/AHU (unit pengatur udara), Cooling Tower (menara pendingin) dan Pompa Sirkulasi. Untuk lebih jelasnya, simak fungsi dari setiap komponen AC tipe central berikut ini.
  1. Chiller
Chiller adalah sebuah mesin atau unit pendingin yang berfungsi untuk mendinginkan air pada bagian evaporator AC Central. Berdasarkan jenis kompresornya, chiller dibagi menjadi tiga, yaitu jenis centrifugal, screw dan reciprocating. Sementara berdasarkan cara pendinginan di kondonsernya, chiller dikelompokan menjadi dua jenis, yaitu air cooler (pendingin udara) dan water cooler (pendingin air)
  1. Air Handling Unit/AHU
Berikutnya ada AHU yang merupakan mesin penukar kalor, dimana udara panas yang ada di dalam ruangan dihembuskan melewati koil pendingin AHU sehingga udara berubah menjadi dingin atau sejuk. Kemudian udara dingin tersebut akan disebar ke setiap ruangan di dalam gedung atau rumah. Elemen yang terdapat di dalam AHU diantaranya cooling foil, filter, dan blower.
  1. Cooling Tower
Cooling tower berfungsi untuk mendinginkan air yang digunakan untuk proses pendinginan chiller. Caranya dengan melewati air panas pada filamen di dalam cooling yang ditiup oleh udara dengan blower yang memiliki suhu lebih rendah. Air yang suhunya telah turun tersebut selanjutnya akan dipompakan kembali ke unit chiller
  1. Pompa Sirkulasi
Sesuai dengan namanya, pompa sirkulasi memiliki fungsi untuk memompa air pada sistem AC  central. Dua jenis pompa sirkulasi yang dipakai adalah pompa sirkulasi air dingin (Chilled Water Pump) serta pompa sirkulasi air pendingin (Condenser Water Pump) pada chiller water cooled. Chilled Water Pump berperan dalam menyirkulasikan air dingin dari chiller ke koil pendingin AHU, sedangkan Condensor Water Pump berfungsi menyirkulasikan air pendingin dari kondensor chiller menuju ke cooling tower dan seterusnya.

Bagaimana Sistem AC Central Bekerja?

Sistem AC tipe central bekerja dengan cara mengambil udara yang ada di dalam ruangan kemudian mencampurnya dengan udara sejuk dari lingkungan sesuai komposisi yang diinginkan. Perubahan pasokan udara yang dingin tersebut akan menentukan suhu ruangan yang stabil pada sistem AC tipe central. Udara yang telah melalui proses di atas selanjutnya akan melewati filter udara untuk menuju AHU, fan centrifugal, dan koil pendingin. Ketika melewati koil pendingin, suhu udara akan turun dan menjadi lebih dingin. Udara yang telah dingin tersebut kemudian akan dialirkan ke setiap ruangan dengan melewati saluran ducting. Saluran ducting ini berfungsi untuk membagi rata udara dan menyalurkannya ke banyak ruangan di dalam gedung meski dengan lokasi yang jauh sekalipun. Demikianlah ulasan mengenai cara kerja sistem AC central yang perlu Anda ketahui. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa AC tipe central memiliki cara kerja yang baik untuk mengalirkan udara dingin secara konsisten ke banyak ruangan.
Baca juga : Kisaran Harga AC Central Di Pasaran Terbaru 2023

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *